Showing posts with label Basket:. Show all posts
Showing posts with label Basket:. Show all posts

Berita Basket: Dirk Nowitzki "Kaizer" Jerman Saat Ini

Berita Basket: Dirk Nowitzki "Kaizer" Jerman Saat Ini. Franz Beckenbauer boleh saja mendapat julukan "Der Kaizer", Sang kaisar, Tetapi Raja Jerman saat ini adalah Dirk Nowitzki.

Media massa Jerman dengan antusias menyambut keberhasilan Nowitzki -pemain kelahiran Jerman- memimpin Dallas Mavericks merebut cinin juara NBA dengan mengalahkan Miami Heat di final.

Nowitzki menjadi pemain Jerman pertama yang merebut gelar juara NBA yang dianggap sebagai supremasi tertinggi bola basket dunia.

"Ini merupakan gelar juara dunia yang belum pernah kita raih," tulis Bild di halaman pertamanya, Selasa (14/6). Para pemimpin olah raga dan politik Jerman memberi selamat kepada Nowitzki, termasuk kanselir Angela Merkel.

Bild mensejajarkan keberhasilan Nowitzki dengan keberhasilan Jerman (Barat) meraih Piala Dunia sepakbola pada 1954, petinju Max Schmeling saat menjadi juara dunia tinju kelas berat, keberhasilan Boris Becker menjuarai Wimbledon pada 1985 serta saat atlet sepeda Jan Ullrich menjuarai Tour De France pada 1997.

Bola basket pernah populer di Jerman saat negara ini menjuarai Piala Eropa pada 1993. Namun setelah itu pamornya kembali digilas oleh sepakbola.

Namun keberhasilan Nowitzki bahkan juga mendapat pujian dari pelatih timnas Jerman, Joachim Loew. "Penampilannya luar biasa," kata Loew. "Ia merupakan atlet Jerman terbaik saat ini.

Berita Basket: Koran Miami Sebut Heat Juara NBA

Berita Basket: Koran Miami Sebut Heat Juara NBA. Koran terkemuka Miami Herald salah memasang iklan dari sebuah produser retail besar yang memberi ucapan selamat kepada Miami Heat sebagai juara Liga NBA 2010-2011.

Iklan ini muncul Senin (13/6/2011), satu hari setelah Miami Heat dikalahkahkan Dallas Mavericks, 2-4, di final NBA. Dalam iklan dari produser ritel, Macy, tertulis ucapan, "Congratulations (selamat) Miami!" Iklan tersebut juga juga menuliskan, "Rayakan keberhasilan menjuarai NBA 2011 dengan merchandise asli dari Adidas!"

Pihak Miami Herald tidak segera melakukan pembetulan terhadap kesalahan ini. Hanya saja, melalui situs, mereka mengakui kesalahan pemasangan iklan ini. "Kami meminta maaf atas kesalahan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkannya."

Namun, Senin sore, pihak Miami Herald melalui salah satu pimpinan, Elissa Vanaver, mengakui hal ini merupakan kesalahan produksi. "Iklan ini memang masuk dalam sistem yang mensyaratkan Heat keluar sebagai juara NBA."

Dallas Mavericks membuyarkan harapan besar Miami Heat yang diperkuat trisula: LeBron James, Dwyane Wade, dan Chris Bosh, dengan kemenangan 4-2. Pada gim terakhir di Miami, Minggu (12/6/2011), Mavericks mengalahkan Heat 105-95.

Berita Basket: Carlisle, Fenomena Baru Kota Dallas

Berita Basket: Carlisle, Fenomena Baru Kota Dallas. Butuh waktu 31 tahun bagi Dallas Mavericks dan 10 tahun bagi Rick Carlisle untuk menunggu cincin NBA pertamanya. Ketika semua itu terealisasikan, maka hanya kebahagiaan yang ada.

Kemenangan 105-95 atas Miami Heat di Miami, Senin (13/6/2011) siang WIB, sudah cukup mengantarkan Mavs jadi juara NBA pertama kalinya. Secara keseluruhan Mavs menang 4-2.

Sebuah prestasi tersendiri bagi Mavs tentunya karena sejak dibentuk pada 1980 mereka baru sekali mencapai final pada 2006 dan Heat yang kala itu menyungkurkan mereka. Sebuah revans yang setimpal lima tahun setelahnya.

Tak hanya bagi Mavs, terkhusus bagi Dirk Nowitzki dan juga Jason Kidd, dua superstar NBA yang kerap gagal meraih juara.

"Waktu itu akan datang. Namun kini adalah waktunya kami," sahut Carlisle seperti dilansir Yahoosports.

Bagi Carlisle sendiri cincin pertamanya ini membuat jadi orang ke-11 dalam sejarah NBA yang mampu jadi juara sebagai pemain dan pelatih, Carlisle adalah pemain Boston Celtics seangkatan Larry Bird saat jadi juara tahun 1986.

Carlisle pun patut bangga namanya sejajar dengan figur macam Phil Jackson, Bill Russell, Pat Riley atau Bill Sharman.

"Ini adalah tim yang sebenarnya. Ini adalah tim lama. Kami tidak berlari cepat atau lompat dengan tinggi. Mereka bekerja sama. Kami bermain dengan cara yang benar. Kami mengoper bola. Ini adalah hal yang fenomenal bagi kota Dallas," tegasnya.

Karier Carlisle di NBA terhitung tak wah-wah amat, setelah merebut titel bersama Celtics, ia bermain di New York Knicks dan pensiun di tahun 1989 ketika berkostum New Jersey Nets.

Detroit Pistons adalah klub pertama yang dilatihnya pada tahun 2001 hingga 2003. Pada tahun 2002, pria 52 tahun itu terpilih sebagai Coach of The Year. Tapi friksi antaranya dan pemilik Pistons saat itu , membuatnya dipecat setahun kemudian.

Carlisle lantas lanjut jadi pelatih Indiana Pacers selama empat tahun hingga 2007. Pada 2008 ia dikontrak Mavs untuk menggantikan posisi Avery Johnson.

Selama dipegang Carlisle, Mavs cukup menjanjikan dengan rekor 50-32 di musim reguler pertamanya, lalu 55-27 di tahun 2010 dan musim ini ia mengantarkan Mavs meraih rekor 57-25.

Keberhasilan Mavs melaju ke final dan jadi juara memang bukan sebuah kejutan jika melihat penampilan mereka di semifinal Wilayah Barat, dengan menyapu bersih LA Lakers dengan skor 4-0.

Jadi selamat, Carlisle.

Berita Basket: Sang Raja Masih Tanpa Mahkota

Berita Basket: Sang Raja Masih Tanpa Mahkota. Hingga saat ini LeBron James masih belum berhasil mengantarkan timnya meriah juara NBA. Itu berarti "King James" harus menunggu setidaknya semusim lagi untuk meraih "mahkota" juara.

Secara individu, kualitas LeBron James memang tak diragukan lagi. Sejumlah penghargaan individual pernah diraih pria 26 tahun itu.

Award-award tersebut di antaranya dua kali MVP (2009 dan 2010), Rookie of The Year (2004), NBA Scoring Champion (2008). Ia juga tujuh kali masuk tim All-Star dalam kurun waktu tahun 2005 hingga sekarang.

Namun satu hal yang belum bisa diraih pria berjuluk "King James" itu adalah gelar juara NBA.

Sejak berkarir sebagai pemain pro di tahun 2003, James belum kunjung bisa mengantarkan tim yang dia perkuat untuk menjadi yang terbaik di kompetisi bola basket kasta tertinggi di Amerika Serikat tersebut.

Pindah tim menjadi langkah yang ditempuh James guna mewujudkan keinginan tersebut. Tahun 2010 dia meninggalkan Cleveland Cavaliers yang sudah tujuh tahun dibelanya dan bergabung dengan Miami Heat.

Perpisahan dengan Cavs berlangsung dengan kurang mengenakkan. Kecaman terus dialamatkan oleh kubu Heat, baik itu pemilik dan suporter, kepada pemain berposisi small forward tersebut.

Di Heat, usaha James tinggal selangkah lagi untuk menuju gelar juara. Pria kelahiran 30 Desember 1984 itu berhasil mengantarkan timnya melangkah hingga ke final musim ini. Namun di laga puncak, James dkk. harus mengakui keunggulan Dallas Mavericks.

Itu berarti sejauh ini "King James" masih menjadi raja tanpa mahkota.

Diberitakan dari USA Today, sekitar 15 menit setelah laga final berakhir, pemilik Cavaliers Dan Gilbert mengirim pesan singkat kepada owner Dallas Mavericks Mark Cuban.

Selain ucapan selamat, ada satu kalimat dari Gilbert yang boleh jadi menyindir James.

"Selamat untuk Mark C.&seluruh Mavs. Mavs TIDAK PERNAH berhenti dan sekarang memasuki jajaran franchise yang meraih cincin juara," tulis Gilbert.

Followers

Pageviews