Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Berita SepakBola: Seragam Anyar Liverpool Menuai Kecaman

Berita SepakBola: Seragam Anyar Liverpool Menuai Kecaman. Kostum ketiga Liverpool untuk musim 2011-2012 yang didominasi warna putih dan biru mendapat kecaman dari suporter Liverpool. Liverpudlian menilai dua warna tersebut lebih identik dengan warna kostum rival mereka, Everton.

Ya, The Red telah meluncurkan kostum ketiganya untuk musim kompetisi mendatang. Kostum tersebut memiliki warna dasar putih dengan strip biru pada lengan dan kerah. Logo sponsor pun didominasi warna biru. Menariknya, tidak ada sama sekali warna merah yang merupakan ciri klub Merseyside itu.

Dilansir Daily Mail, banyak fans Liverpool yang mengaku kecewa. Memang menjadi mimpi terburuk bagi pendukung klub sepak bola mana kala manajemen klub justru mendesain corak dan warna kostum serupa dengan rivalnya. Mereka menilai klub telah mengalami krisis identitas.

Sebenarnyan manajemen The Kop sudah menjelaskan jika penggunaan warna biru-putih dalam kostum berdasarkan sejarah awal berdirinya Liverpool pada 120 tahun lalu yang memang identik dengan dua warna tersebut. Namuh desain tersebut berubah pada tahun 1964 saat manajer Bill Shankly merubah total desain Liverpool dengan warna merah total.

Namun, penjelasan manajemen Liverpool tidak dapat meredakan kekecewaan fans. Mereka menilai warna merah adalah harga mati sebagai identitas Liverpool. Dalam websites live4liverpool, sejumlah fans pun menumpahkan unek-uneknya terkait kostum yang dianggap memalukan tersebut. Bahkan mereka mengancam tidak akan membeli kostum tersebut musim depan.

"Sangat memalukan bagi tradisi kita. Mereka (manajemen) menempatkan warna biru di kostum kebanggan kita! Mereka mungkin beralasan jika warna itu adalah warna awal Liverpool, tapi saat itu kita telah merubahnya dengan satu alasan. jadi, sekarang merah adalah warna kami!" ujar salah satu fans, Jay.

Sementara fans lainnya, Lee mengancam tidak akan membeli kostum tersebut, "Saya dan fans lainnya tidak akan membeli kostum itu, dan Liverpool akan kehilangan 40 pounds dari setiap kami,". Sedangkan Salem mengungkapkan, "Kostum itu harus diganti dengan merah. Itu justru mengingatkan saya ketika Torres memakai kostum Chelsea (usai hengkang dari Liverpool),"

Namun tidak semua fans membenci keputusan manajemen Liverpool. "Saya lebih suka corak merah, tapi itu tidak masalah jika itu adalah refleksi dari warna asli klub. Setidaknya itu bukan pink!" canda Steve E.

Berita MotoGP: 6 Tim Baru Melamar untuk MotoGP 2012

Berita MotoGP: 6 Tim Baru Melamar untuk MotoGP 2012. Federasi Balap Motor Internasional (FIM) memberikan konfirmasi bahwa sudah ada enam tim baru yang menawarkan kontrak partisipasi dengan IRTA untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2012. Itu belum termasuk tim-tim kontestan yang sedang berkompetisi sekarang.

Di antara para pelamar tersebut terdapat Marc VDS Racing yang sudah membantu Suter dalam mengembangkan sasis 'Moto1'; pemimpin Moto2 saat ini, Kiefer Racing; dan tim Andrea Iannone, Speed Master.

Sebuah pernyataan singkat dari badan tersebut mengonfirmasi bahwa mereka menerima aplikasi lebih dari tempat yang tersedia. Dengan demikian, hal tersebut mendorong mereka untuk fokus pada tim yang sudah bersaing di tingkat Moto2 selama proses seleksi.

Enam tim yang sudah mengajukan kontrak itu adalah By Queroseno Racing (BQR), Forward Racing, Kiefer Racing, Marc VDS Racing, Paddock GP Racing (Interwetten), dan Speed Master

Namun, semua ini masih bersifat sementara. Aplikasi dari pabrik baru yang ingin berpartisipasi di MotoGP terus dievaluasi. Informasi lebih lanjut akan diberikan ketika keputusan telah diambil.

Berita Formula 1: GP Bahrain Resmi Dicoret dari 2011

Berita Formula 1: GP Bahrain Resmi Dicoret dari 2011. Federasi Otomobil Internasional (FIA) secara resmi memberikan konfirmasi, bahwa GP Bahrain dicoret dari kalender Formula 1 musim 2011. Dengan demikian, pada musim ini hanya akan ada 19 seri balapan paling bergengsi di dunia tersebut.

Dengan demikian, jadwal musim ini akan kembali seperti semula. Menurut World Motor Sport Council, GP India bakal kembali ke jadwal semula, menjadi 30 Oktober, dan kompetisi adu kecepatan "jet darat" ini akan berakhir di Brasil pada 27 November mendatang.

Pada awal bulan ini, FIA menyatakan dukungannya untuk tetap memasukkan Bahrain dalam kalender F1, meskipun bakal mengacaukan jadwal secara keseluruhan. Hal tersebut membuat tim-tim F1 menolaknya, karena kompetisi bakal selesai 11 Desember. Tapi kini, semuanya akan berjalan sesuai rencana.

Tercoret pada musim ini bukan berarti Bahrain sudah meninggalkan F1. Tahun depan, Bahrain akan kembali masuk dalam kalender F1, dan FIA sudah memberikan tempat kepada Sirkuit Sakhir untuk jadi seri pembuka musim 2012.

Berita BuluTangkis: Ide Rok untuk Pebulutangkis Putri Belum Mati

Berita BuluTangkis: Ide Rok untuk Pebulutangkis Putri Belum Mati. Demi membuat bulutangkis lebih menarik, sempat ada ide untuk mewajibkan atlet putri mengenakan rok. Walau mendapat penolakan, ide itu belum benar-benar dikubur.

Beberapa waktu lalu, BWF mengeluarkan peraturan yang mewajibkan semua pebulutangkis putri untuk mengenakan rok untuk membuat 'bulutangkis tersaji dengan lebih menarik'. Tapi aturan itu belum diterapkan setelah menuai protes.

Singapore Open Super Series yang berlangsung pekan ini seharusnya menjadi turnamen pertama di mana aturan itu diterapkan. Tetapi pejabat BWF menyebut bahwa aturan itu masih mengambang.

"Aturan itu masih ditunda hingga kami menerima pendapat dari komisi perempuan," ujar Marketing Manager BWF S. Selvam seperti dikutip dari Reuters, Kamis (16/6/2011).

"Ada banyak masukan dari para pemain. Tapi justru banyak masukan dari publik yang menilai aturan tersebut terlalu seksis," imbuh S. Selvam kemudian.

Jawaban apakah aturan ini nantinya bakal benar-benar diterapkan atau malah ditarik baru bisa ditentukan di bulan Desember.

"Apa yang sudah kami putuskan adalah kami meminta komisi perempuan dan akademisi etnis mencari masukan dari sponsor, pemain dan pihak-pihak terkait dan menyodorkan proposal baru tentang apa pakaian terbaik buat pemain putri maupun putra," tutup Selvam.

Berita Badminton: Jangan Pernah Kehilangan Asa dan Akal

Berita Badminton: Jangan Pernah Kehilangan Asa dan Akal. Merosotnya prestasi bulu tangkis Indonesia dalam tahun-tahun terakhir membuat banyak orang skeptis dan kehilangan kepercayaan terhadap olah raga ini.

Dalam acara konferensii pers menjelang turnamen bulu tangkis "Djarum Indonesia Open (DIO) 2011", seorang wartawan menggugat manfaat turnamen ini di tengah keterpurukan prestasi bulu tangkis Indonesia. Datangnya pemain-pemain Top 10 dunia hanya menunjukkan bagaimana posisi Indoensia di tengah kancah bulu tangkis dunia.

"Sony Dwi Kuncoro saja harus mengkuti babak kualifikasi. Jadi apa manfaatnya buat kita, kalau ajang ini hanya akan menjadi pamer kekuatan pemain-pemain utama dunia, terutama yang dari China?" ungkapnya.

Sang wartawati juga menggugat status turnamen ini yang meningkat dari Djarum Indonesia Open Superseries menjadi Djarum Indonesia Open dengan tingkat turnamen menajdi sekelas Superseries Premier dengan total hadiah 600 ribu dolar AS.

Pertanyaan retoris tadi sebenarnya dapat dimengerti logika berpikirnya. Ini adalah bentuk ekstrim dari pertandaan dan gugatan tentang apa manfaatnya kita mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia sepakbola 2022. Bila dilihat dari prestasi sepakbola Indonesia dibandingkan negera-negara raksasa sepakbola, tentunya ajang ini hanya akan menjadi ajang mempermalukan kita sebagai tuan rumah.

Namun bulu tangkis bukanlah sepakbola. Di olah raga ini, Indonesia selama bertahun-tahun pernah menjadi super-power. Bahkan setelah China masuk dalam persaingan bulu tangkis dunia pada 1980-an. Stelah era magnificent seven Rudy Hartono, Christian Hadinata dkk pada 1970-an, Indonesia pernah merasakan hal serupa pada 1990-an dengan Alan Budikusuma, Ricky Subagja/Rexy Mainaky, Chandra Wijaya/Tony Gunawan, Taufik Hidayat dkk.

Masa keemasan ini memang sedang "menjauh" dari prestasi bulu tangkis Indonesia. Menjauh, tetapi bukan menghilang. Kita masih mengandalkan pemain-pemain yang sedang memasuki masa senja dari karir mereka seperti Taufik Hidayat, Markis Kido/Hendra Setiawan bahkan Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso. Apalagi saat ini China merupakan tim yang sulit dikalahkan negara mana pun, bahkan oleh tim sisa dunia.

Namun dalam setiap badai pun pasti ada celah untuk cahaya. Dalam keadaan terpuruk selalu ada harapan untuk bangkit. Asal diikuti oleh kerja keras. Di belakang deretan pemain-pemain yang akan "fade away' ada deretan nama-nama pemain muda yang tengah mencari jalan untuk masuk dalam deretan elit dunia. Sebut saja Muhammad Ahsan/Bona Septano, Dionysius Hayom Rumbaka, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mau pun Fran Kurniawan/Pia Zebadiah.

Ajang "Djarum Indonesia Open 2011" tentunya merupakan jalan untuk masuk dalam persaingan elit dunia. Apalagi dengan statusnya sebagai turnamen Super Series Premier membuat turnamen ini menjadi turnamen yang wajib diikuti pemain peringkat 10 besar. Juga buat para pemain yang mengincar tempat di Olimpiade London 2012.

Indonesia juga membawa beban sejarah sebagai satu negara terbaik di bulu tangkis. Dalam kodnisi terpuruk, fakta sejarah ini tidak seharusnya kita kurangi atau bahkan kita hilangkan. Dengan kerja keras tetntunya semuanya akan mampu menjadi yang terbaik kembali.

Inggris tidak pernah lagi memiliki juara tunggal putera turnamen tenis Wimbledon sejak Fred Perry meraihnya pada 1936. Tapi Wimbledon tetap berjalan, ada atau tidak ada petenis Inggris. Namun setiap kali ada petenis putera asal Inggris, publik negara itu teringat akan harapan munculnya juara. Seperti harapan yang mereka bebankan pada John Lloyd pada 1970-an dan Andy Murray saat ini.

Karena harapan itu pula di bulu tangkis mereka mempertahnkan turnamen All England Superseries. Bahkan hingga berusia lebih dari 100 tahun. Meski hampir tak pernah ada pemain asal Inggrsi yang betlaga di deretan elit All England. Meski juara tunggal putera terakhir adalah Ralph F. Nichols pada dekade 1930-an. Dengan mempertahankan turnamen ini, mereka sadar pemaian mereka seperti Rajiv Ouseph akan memiliki peluang juga untuk tetap dekat dengan deretan elit dunia.

Olimpiade London 2012 tinggal satu tahun lagi. Sebagian besar masyarakat Indonesia bisa jadi pesimistis apakah di London nanti tradisi medali emas akan dapat dipertahankan. Ataukah kita harus siap menerima kenyataan hilangnya tradisi ini bahkan melihat awal tradisi emas Olimpiade pada pesaing regioonal kita Malaysia, melalui pemain bintang mereka Lee Chong Wei.

"Djarum Indonesia Open 2011" kita harapkan akan jadi momentum bangkitnya harapan kita untuk tetap bertahannya tradisi emas di Olimpiade. Bahkan lebih dari itu, kebangkitan kembali bulu tangkis Indonesia.

Berita Tenis: Tekad Murray Bekerja Keras untuk Wimbledon

Berita Tenis: Tekad Murray Bekerja Keras untuk Wimbledon. Belum ada satu gelar Grand Slam pun yang sudah diraih Andy Murray. Ia kini kembali ingin berusaha memenangi gelar perdana seraya memenuhi ekspektasi publik Inggris Raya di Wimbledon.

Lahir sebagai orang Skotlandia 24 tahun silam, Murray saat ini tetap jadi tumpuan publik pecinta tenis seantero Inggris Raya untuk bisa memenangi Wimbledon.

Bukan apa-apa, belum ada satu petenis putra Inggris Raya pun yang mampu jadi jawara di Wimbledon selama Open Era. Bahkan kali terakhir petenis putra sukses menjuarai ajang itu adalah pada tahun 1936 silam.

Untuk petenis putri, Inggris Raya bolehlah tak malu-malu amat karena toh ada Ann Haydon Jones dan Virginia Wade yang pernah menjuarai Wimbledon di Open Era, kendatipun ini kali terakhir terjadi sudah lama berselang yakni pada tahun 1977 lalu.

Maka dengan predikat Murray sebagai petenis putra lima besar--ia menempati peringkat 4 ATP--seluruh publik Inggris Raya tak ayal menumpukan harapan di pundaknya. Ia pun bertekad menjawabnya dengan titel Grand Slam pertama dalam karir.

"Aku akan pergi ke Wimbledon dengan perasaan kalau aku akan menang, Anda tidak bisa datang dengan sikap lain. Aku saat ini memainkan tenis yang bagus, aku perlu membenahi sejumlah hal dan jadi lebih baik lagi pekan depan dan seterusnya," tekad Murray di ESPN Star.

"Aku harus menampilkan permainan tenis terbaikku sepanjang turnamen (agar bisa menang). Aku tidak sabar bersiap-siap untuk ajang itu karena buatku itu adalah salah satu turnamen terpenting sepanjang tahun, atau bahkan malah yang paling penting," imbuhnya.

Sejauh ini capaian terbaik Murray di Wimbledon adalah mencapai semifinal, sebuah raihan yang ia torehkan dua kali yakni pada 2009 dan 2010. Untuk bisa melangkah lebih jauh, ia pun sudah mencanangkan kerja keras.

"Banyak orang berpikir sebelum ke Wimbledon Anda harus menyimpan tenaga, tinggal di rumah, jangan baca koran atau nonton TV, tapi itu tidaklah wajar, Anda hanya harus mempersiapkan diri sebagaimana Anda bisa mempersiapkan diri untuk ajang lain dan itulah yang akan aku lakukan," tegas Murray.

Selain dua kali menjadi semifinalis Wimbledon, Murray juga pernah satu kali mencapai babak yang sama di Prancis Terbuka (2011), sekali menjadi finalis AS Terbuka (2008) dan dua kali menjadi finalis Australia Terbuka (2010, 2011).

Petenis yang tingginya mencapai 1.90 meter itu akan berusaha meraih gelar Grand Slam pertamanya saat Wimbledon dimulai pada 20 Juni mendatang.

Berita Basket: Dirk Nowitzki "Kaizer" Jerman Saat Ini

Berita Basket: Dirk Nowitzki "Kaizer" Jerman Saat Ini. Franz Beckenbauer boleh saja mendapat julukan "Der Kaizer", Sang kaisar, Tetapi Raja Jerman saat ini adalah Dirk Nowitzki.

Media massa Jerman dengan antusias menyambut keberhasilan Nowitzki -pemain kelahiran Jerman- memimpin Dallas Mavericks merebut cinin juara NBA dengan mengalahkan Miami Heat di final.

Nowitzki menjadi pemain Jerman pertama yang merebut gelar juara NBA yang dianggap sebagai supremasi tertinggi bola basket dunia.

"Ini merupakan gelar juara dunia yang belum pernah kita raih," tulis Bild di halaman pertamanya, Selasa (14/6). Para pemimpin olah raga dan politik Jerman memberi selamat kepada Nowitzki, termasuk kanselir Angela Merkel.

Bild mensejajarkan keberhasilan Nowitzki dengan keberhasilan Jerman (Barat) meraih Piala Dunia sepakbola pada 1954, petinju Max Schmeling saat menjadi juara dunia tinju kelas berat, keberhasilan Boris Becker menjuarai Wimbledon pada 1985 serta saat atlet sepeda Jan Ullrich menjuarai Tour De France pada 1997.

Bola basket pernah populer di Jerman saat negara ini menjuarai Piala Eropa pada 1993. Namun setelah itu pamornya kembali digilas oleh sepakbola.

Namun keberhasilan Nowitzki bahkan juga mendapat pujian dari pelatih timnas Jerman, Joachim Loew. "Penampilannya luar biasa," kata Loew. "Ia merupakan atlet Jerman terbaik saat ini.

Berita SepakBola: Sriwijaya FC Siap Bersaing Dapatkan Jacksen

Berita SepakBola: Sriwijaya FC Siap Bersaing Dapatkan Jacksen. Sukses Jacksen F Tiago membawa Persipura Jayapura merebut gelar juara liga Indonesia Super Leage untuk kali ketiga, membuat nama pelatih asal Brasil ini kian meroket. Bahkan, sejumlah klub di Indonesia menyatakan siap meminangnya.

Salah satu klub yang ngotot mendapatkan sosok Jacksen adalah Sriwijaya FC. Nama Jacksen masuk sebagai kandidat terkuat calon pelatih Tim Laskar Wong Kito itu musim kompetisi 2011/12, dari tujuh calon yang akan diseleksi.

Perhatian khusus Sriwijaya FC terhadap pelatih berusia 43 itu, lantaran kepiawaiannya dalam mengarsiteki sebuah klub sepakbola di Indonesia.

Seperti ditegaskan Direktur Tekhnik Sriwijaya FC Hendri Zaenuddin, nominasi kuat ditujukan untuk Jacksen karena melihat kualitasnya yang sukses menghantar Persipura juara ISL dan kiprahnya di level internasional seperti Piala AFC sangat baik sekali.

Namun, sambung Hendri, tentu tidaklah mudah mendapatkan pelatih sekaliber Jacksen itu. Dibutuhkan keseriusan dan lobi-lobi panjang.

"Untuk Jacksen tentunya kami akan melakukan negoisasi alot karena keberhasilan prestasinya bersama Persipura, dan pastinya juga ini akan melambungkan nilai kontraknya," jelas Hendri. "Tapi, demi untuk mendapatkan dia (Jacksen), kami siap bersaing dengan Persipura sendiri yang tentu tidak rela begitu saja melepaskannya,"

Jacksen sendiri saat diminta pendapatnya soal tawaran tersebut, ia menegaskan belum berpikir jauh ke arah itu. "Saya menikmati masa ini di Papua, dan saya tidak ingin berpikir terlalu jauh, bukan waktunya saat ini berpikir ke arah situ (hijrah ke klub lain)," kata Jacksen kepada VIVAnews.com, Kamis 9 Juni 2011.

Diakui Jacksen, saat ini yang terpenting bagaimana bisa fokus membawa tim 'Mutiara Hitam' merebut gelar kemenangan di Piala AFC, dan September nanti adalah persiapan di babak perempat final.
"Masih ada AFC bulan September (perempat final) yang harus kita perjuangkan, soal melatih di tempat lain, nanti saja yah," jelas pelatih yang hijrah ke Indonesia pada 1994 silam.
Seperti diketahui, selain Sriwijaya FC yang tertarik, klub lain yang juga menginginkan Jacksen adalah klub asal Jawa Barat, Persib Bandung.

Berita Basket: Koran Miami Sebut Heat Juara NBA

Berita Basket: Koran Miami Sebut Heat Juara NBA. Koran terkemuka Miami Herald salah memasang iklan dari sebuah produser retail besar yang memberi ucapan selamat kepada Miami Heat sebagai juara Liga NBA 2010-2011.

Iklan ini muncul Senin (13/6/2011), satu hari setelah Miami Heat dikalahkahkan Dallas Mavericks, 2-4, di final NBA. Dalam iklan dari produser ritel, Macy, tertulis ucapan, "Congratulations (selamat) Miami!" Iklan tersebut juga juga menuliskan, "Rayakan keberhasilan menjuarai NBA 2011 dengan merchandise asli dari Adidas!"

Pihak Miami Herald tidak segera melakukan pembetulan terhadap kesalahan ini. Hanya saja, melalui situs, mereka mengakui kesalahan pemasangan iklan ini. "Kami meminta maaf atas kesalahan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkannya."

Namun, Senin sore, pihak Miami Herald melalui salah satu pimpinan, Elissa Vanaver, mengakui hal ini merupakan kesalahan produksi. "Iklan ini memang masuk dalam sistem yang mensyaratkan Heat keluar sebagai juara NBA."

Dallas Mavericks membuyarkan harapan besar Miami Heat yang diperkuat trisula: LeBron James, Dwyane Wade, dan Chris Bosh, dengan kemenangan 4-2. Pada gim terakhir di Miami, Minggu (12/6/2011), Mavericks mengalahkan Heat 105-95.

Berita SepakBola: Inilah 7 Calon Pelatih Sriwijaya Musim Depan

Berita SepakBola: Inilah 7 Calon Pelatih Sriwijaya Musim Depan. PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) telah mengeluarkan pernyataan resmi daftar calon pelatih untuk musim kompetisi 2011-12. Sebanyak tujuh nama bakal mengikuti seleksi, salah satunya pelatih Ivan Kolev.

Augie Bunyamin, Direktur Keuangan Sriwijaya FC menyatakan, tujuh nama pelatih yang masuk daftar manajemen akan digodok dalam rapat pimpinan Sriwijaya FC. Rencananya, rapat ini akan digelar akhir bulan ini setelah kompetisi usai.

"Kami akan menggelar rapat pimpinan pada 27 Juni ini untuk membahas persiapan Sriwijaya menghadapi musim depan. Itu termasuk pembahasan calon pelatih, susunan pemain, sponshorship, keuangan dan target," kata Augie kepada VIVAnews.com.

Setelah itu, Augie menjelaskan, barulah diumumkan siapa yang akan menduduki kursi pelatih SFC musim depan. Apakah Kolev akan dipertahankan atau nama lain yang akan masuk.
"Kita tunggu saja nanti usai pertemuan, tidak bisa direka-reka," tuturnya.

Hal senada dikatakan Direktur Teknik Sriwijaya FC, Hendri Zaenuddin bahwa ujuh nama yang sudah didata akan dibawa ke rapat pimpinan. Salah satu di antaranya yakni Jacksen Ferreira Tiago, pelatih yang baru saja membawa Persipura menjadi juara Liga Super Indonesia (ISL) 2010-11.
Lalu, Rahmad Darmawan, mantan pelatiuh Sriwijaya yang kini menukangi Persija Jakarta dan Timnas U-23. Juga Robert Rene Albert, pelatih yang membawa Arema menjadi juara ISL 2009-10.
Nama lain yang juga masuk daftar yakni mantan pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono. Asisten pelatih SFC musim ini, Kashartadi juga masuk dalam bidikan manajemen SFC. Satu nama lagi yakni pelatih asing masih dirahasiakan.

"Kami punya tujuh alternatif calon pelatih. Manajemen akan memilih yang paling cocok untuk SFC dan saat ini kami sedang menyusun rangkingnya," jelas Hendri.

Masuknya kembali Kolev di bursa kepelatihan SFC dikarenakan manajemen masih mempertimbangkan prestasinya. Pelatih asal Bulgaria ini telah mempersembahkan dua gelar di pramusim ini yakni juara Inter Island Cup dan Community Shield.

Uniknya, dalam daftar itu juga muncul nama Keith Kayamba Gumbs dalam bursa calon pelatih. Kayamba selama ini dikenal sebagai kapten dan striker berbakat Sriwijaya FC.
Masuknya Kayamba, lantaran manajemen menghargai segudang pengalaman dan gaya kepemimpinannya di lapangan. Apalagi, usia pemain asal St Kitt & Nevis ini sudah mencapai 38 tahun.

"Keith Kayamba sudah layak menjadi pelatih. Tapi, semua nantinya terserah kepada dia apakah masih ingin berkarir menjadi pemain, kami tidak dapat memaksa," ujar Hendri.

Berita Tinju: Manny Pacquiao Dituntut Robohkan Lawan

Berita Tinju: Manny Pacquiao Dituntut Robohkan Lawan. Pelatih Manny Pacquiao, Freddy Roach, tak puas dengan performa anak buahnya tersebut yang hanya mampu menang angka. Di pertandingan berikutnya, Roach menuntut Pacman meng-KO lawannya.

Roach berpendapat bahwa Pacquiao kurang menunjukkan naluri pembunuh, terutama saat menghadapi Antonio Margarito dan Shane Mosley. Di dua duel tersebut, si petinju Filipina menang angka mutlak.

Namun begitu kemenangan tersebut belum membuat Freddy Roach. Pelatih Pacquiao itu menuntut anak buahnya untuk mengkanvaskan Juan Manuel Marquez dalam duel yang berlangsung 12 November mendatang.

Dilansir dari ABS-CBN News, pertandingan nanti merupakan bentrok ketiga kali antara kedua petinju. Di dua pertemuan sebelumnya berlangsung kontroversial. Di duel pertama hasilnya adalah draw meski Pacquiao tiga kali menjatuhkan Marquez. Sementara di pertarungan kedua, Pacquiao menang angka dengan selisih yang ketat.

Pasca pertarungan tersebut, Marquez mengeluh bahwa kemenangan yang seharusnya dia raih telah "dirampok".

"Saya tidak sabar menunggu pertarungan itu. Untuk Manny, ini saatnya dia membungkam kritik dan menunjukkan kepada mereka bahwa tidak ada keluhan 'perampokan' seperti dua pertarungan sebelumnya," ujar Roach seperti dilansir dari BoxingScene.

Pria yang empat kali terpilih sebagai Trainer of the Year itu menilai bahwa Marquez merupakan petinju yang cerdas.

"Namun Manny juga sudah menunjukkan kemajuan sejak pertarungan terakhir. Dia kini menjadi petinju yang lebih komplet. Untuk pertarungan nanti, Many mungkin akan terlalu kuat untuk Marquez."

"Saya meminta Manny untuk memberikan tekanan kepada lawan dan membuat lawan tak bisa mengendalikan pertarungan, jadi tidak perlu ada keraguan lagi," tuntas Roach.

Berita BuluTangkis: Rudy, Indonesia Hanya Mampu ke Semifinal

Berita BuluTangkis: Rudy, Indonesia Hanya Mampu ke Semifinal. Mantan bintang bulu tangkis nasional Rudy Hartono menilai, kemampuan atlet-atlet bulu tangkis Indonesia saat ini hanya sampai babak semifinal. Dengan demikian, sulit bagi Indonesia untuk menjadi juara pada kejuaraan yang diikutinya.
Itu terjadi pada nomor tunggal. Lihat saja hasil di Thailand. Banyak pemain yang tidak mampu lolos ke babak berikutnya, bahkan ke semifinal
-- Rudy Hartono

"Itu terjadi pada nomor tunggal. Lihat saja hasil di Thailand. Banyak pemain yang tidak mampu lolos ke babak berikutnya, bahkan ke semifinal. Jika lolos butuh perjuangan yang keras," katanya di sela diskusi "Apa Yang Salah Dengan Dunia Olahraga di Indonesia" di Jakarta, Senin (13/6/11).

Untuk nomor ganda, kata dia, Indonesia masih mempunyai peluang untuk menjadi yang terbaik. Hanya saja, jangan mengandalkan salah satu pasangan pemain saja. Namun, harus berani memberikan beban lebih pada pemain muda.

Menurut dia, kondisi saat ini jauh berbeda di eranya ataupun di era Susi Susanti hingga Taufik Hidayat. Banyak pemain tunggal mampu mengharumkan nama bangsa. Untuk itu, sudah saatnya Indonesia bangkit dan kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Salah satu cara untuk kembali mengangkat citra bulu tangkis Indonesia adalah melakukan pembinaan sejak diri. Dengan pembinaan usia dini maka diperlukan dukungan penuh dari orang tua calon pemain atau atlet.

"Dukungan dari orang tua sangat diperlukan. Dia (orang tua) akan mengarahkan dan mampu mendorong atlet untuk jauh lebih baik dibandingkan jika atlet itu tidak didukung orang tuanya," ucap Dewan Pengawas Yayasan Olahragawan Indonesia (YOI) itu.

Juara All England delapan kali itu menambahkan, jika orang tua mendukung penuh maka atlet-atlet tidak akan kesulitan dalam melakukan latihan termasuk dalam menyediakan sarana pendukungnya. Kondisi itu jelas akan mempermudah dalam membentuk atlet masa mendatang.

"Kalau orang tua terus memantau latihan dan perkembangan atler saya optimistis hasilnya akan maksimal. Kondisi itu memang berat. Tapi dukungan pada anak akan memacu kesuksesan dalam berkarier di bidang olahraga," ujarnya.

Ditanya kenapa bulu tangkis Indonesia selalu kalah dalam beberapa kejuaraan, pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, itu menilai salah satu penyebabnya adalah kurangnya dukungan dari orang tua atlet.

Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Bina Nusantara, Jo Rumeser mengatakan, untuk membentuk atlet andal diperlukan pembinaan sejak dini yang didukung dengan ketersediannya fasilitas olahraga yang cukup. Dengan kondisi itu, kata dia, peluang atlet untuk terus sampai ke jenjang elite akan terbuka, apalagi jika atlet itu terus mampu mempertahankan performannya, termasuk mampu mempersiapkan diri jika pensiun menjadi atlet.

"Untuk menjadi atlet harus terencana dan sistematis. Jadi tidak bisa instan. Harus dipersiapkan dengan baik, termasuk dukungan penuh dari pemerintah maupun pengusaha yang memiliki kecintaan pada olahraga," paparnya.

Prestasi olahraga Indonesia terus mengalami penurunan terutama pada kejuaraan multi event. Indonesia terakhir kali menjadi juara SEA Games adalah tahun 1997. Kondisi itu terus bertahan hingga saat ini.

Untuk itu, pada SEA Games 2011 di Tanah Air, diharapkan menjadi tonggak kebangkitan prestasi olahraga Indonesia.

Berita Tenis: Wozniacki Punya Modal Hadapi Wimbledon

Berita Tenis: Wozniacki Punya Modal Hadapi Wimbledon. Petenis nomor satu dunia, Caroline Wozniacki, memenangi gelar kelima musim ini ketika menjuarai turnamen di kampung halamannya, Kopenhagen, Denmark, Minggu (12/6/11). Si jelita ini menang 6-1, 6-4 atas pemain Republik Ceko, Lucie Safarova.

Ini menjadi modal yang sangat penting bagi Wozniacki untuk menghadapi Wimbledon, yang mulai bergulir 20 Juni mendatang. Gelar di Kopenhagen tersebut bisa menjadi batu loncatan baginya, untuk mengakhiri penantian menjuarai sebuah grand slam sepanjang kariernya.

Wozniacki, unggulan utama, tidak kehilangan satu set pun dalam perjalanannya menuju final. Dia menghajar Safarova hanya dalam tempo 23 menit pada set pertama dan pada set kedua lawannya yang merupakan unggulan keempat itu mencoba bangkit tetapi tetap tidak mampu memenangi set kedua yang berlangsung dalam waktu 45 menit.

"Selamat saya ucapkan kepada Lucie karena permainannya yang bagus sampai ia dapat maju ke babak final," kata Wozniacki dalam acara penyerahan piala kemenangan.

"Saya ingin agar ia berhasil di Eastbourne dan di lapangan rumput lain pada musim ini--semoga kami berdua pun dapat maju lebih baik di Wimbledon," katanya.

Penampilan Safarova sebelumnya dicapai dengan perjuangan berat. Ia harus bangkit dari ketertinggalan satu set dalam empat laga sebelumnya, termasuk pada laga semifinal saat ia tertinggal 6-1, 4-0 ketika berhadapan dengan Petra Martic.

"Saya amat kecewa, tetapi ini merupakan minggu hebat bagi saya dan saya akan datang lagi tahun depan," kata Safarova.

"Selamat saya ucapkan kapada Caroline. Ia tampil amat bagus. Ia pasti merasa senang sekali menang di negaranya sendiri, saya dapat membayangkannya. Saya harap ia tetap sukses," katanya.

Sebelum merengkuh gelar di Kopenhagen, Wozniacki sudah sempat mengecap gelar di Dubai, Indian Wells, Charleston dan Brussels, untuk melengkapi koleksinya sepanjang musim 2011.

Berita Basket: Carlisle, Fenomena Baru Kota Dallas

Berita Basket: Carlisle, Fenomena Baru Kota Dallas. Butuh waktu 31 tahun bagi Dallas Mavericks dan 10 tahun bagi Rick Carlisle untuk menunggu cincin NBA pertamanya. Ketika semua itu terealisasikan, maka hanya kebahagiaan yang ada.

Kemenangan 105-95 atas Miami Heat di Miami, Senin (13/6/2011) siang WIB, sudah cukup mengantarkan Mavs jadi juara NBA pertama kalinya. Secara keseluruhan Mavs menang 4-2.

Sebuah prestasi tersendiri bagi Mavs tentunya karena sejak dibentuk pada 1980 mereka baru sekali mencapai final pada 2006 dan Heat yang kala itu menyungkurkan mereka. Sebuah revans yang setimpal lima tahun setelahnya.

Tak hanya bagi Mavs, terkhusus bagi Dirk Nowitzki dan juga Jason Kidd, dua superstar NBA yang kerap gagal meraih juara.

"Waktu itu akan datang. Namun kini adalah waktunya kami," sahut Carlisle seperti dilansir Yahoosports.

Bagi Carlisle sendiri cincin pertamanya ini membuat jadi orang ke-11 dalam sejarah NBA yang mampu jadi juara sebagai pemain dan pelatih, Carlisle adalah pemain Boston Celtics seangkatan Larry Bird saat jadi juara tahun 1986.

Carlisle pun patut bangga namanya sejajar dengan figur macam Phil Jackson, Bill Russell, Pat Riley atau Bill Sharman.

"Ini adalah tim yang sebenarnya. Ini adalah tim lama. Kami tidak berlari cepat atau lompat dengan tinggi. Mereka bekerja sama. Kami bermain dengan cara yang benar. Kami mengoper bola. Ini adalah hal yang fenomenal bagi kota Dallas," tegasnya.

Karier Carlisle di NBA terhitung tak wah-wah amat, setelah merebut titel bersama Celtics, ia bermain di New York Knicks dan pensiun di tahun 1989 ketika berkostum New Jersey Nets.

Detroit Pistons adalah klub pertama yang dilatihnya pada tahun 2001 hingga 2003. Pada tahun 2002, pria 52 tahun itu terpilih sebagai Coach of The Year. Tapi friksi antaranya dan pemilik Pistons saat itu , membuatnya dipecat setahun kemudian.

Carlisle lantas lanjut jadi pelatih Indiana Pacers selama empat tahun hingga 2007. Pada 2008 ia dikontrak Mavs untuk menggantikan posisi Avery Johnson.

Selama dipegang Carlisle, Mavs cukup menjanjikan dengan rekor 50-32 di musim reguler pertamanya, lalu 55-27 di tahun 2010 dan musim ini ia mengantarkan Mavs meraih rekor 57-25.

Keberhasilan Mavs melaju ke final dan jadi juara memang bukan sebuah kejutan jika melihat penampilan mereka di semifinal Wilayah Barat, dengan menyapu bersih LA Lakers dengan skor 4-0.

Jadi selamat, Carlisle.

Berita Basket: Sang Raja Masih Tanpa Mahkota

Berita Basket: Sang Raja Masih Tanpa Mahkota. Hingga saat ini LeBron James masih belum berhasil mengantarkan timnya meriah juara NBA. Itu berarti "King James" harus menunggu setidaknya semusim lagi untuk meraih "mahkota" juara.

Secara individu, kualitas LeBron James memang tak diragukan lagi. Sejumlah penghargaan individual pernah diraih pria 26 tahun itu.

Award-award tersebut di antaranya dua kali MVP (2009 dan 2010), Rookie of The Year (2004), NBA Scoring Champion (2008). Ia juga tujuh kali masuk tim All-Star dalam kurun waktu tahun 2005 hingga sekarang.

Namun satu hal yang belum bisa diraih pria berjuluk "King James" itu adalah gelar juara NBA.

Sejak berkarir sebagai pemain pro di tahun 2003, James belum kunjung bisa mengantarkan tim yang dia perkuat untuk menjadi yang terbaik di kompetisi bola basket kasta tertinggi di Amerika Serikat tersebut.

Pindah tim menjadi langkah yang ditempuh James guna mewujudkan keinginan tersebut. Tahun 2010 dia meninggalkan Cleveland Cavaliers yang sudah tujuh tahun dibelanya dan bergabung dengan Miami Heat.

Perpisahan dengan Cavs berlangsung dengan kurang mengenakkan. Kecaman terus dialamatkan oleh kubu Heat, baik itu pemilik dan suporter, kepada pemain berposisi small forward tersebut.

Di Heat, usaha James tinggal selangkah lagi untuk menuju gelar juara. Pria kelahiran 30 Desember 1984 itu berhasil mengantarkan timnya melangkah hingga ke final musim ini. Namun di laga puncak, James dkk. harus mengakui keunggulan Dallas Mavericks.

Itu berarti sejauh ini "King James" masih menjadi raja tanpa mahkota.

Diberitakan dari USA Today, sekitar 15 menit setelah laga final berakhir, pemilik Cavaliers Dan Gilbert mengirim pesan singkat kepada owner Dallas Mavericks Mark Cuban.

Selain ucapan selamat, ada satu kalimat dari Gilbert yang boleh jadi menyindir James.

"Selamat untuk Mark C.&seluruh Mavs. Mavs TIDAK PERNAH berhenti dan sekarang memasuki jajaran franchise yang meraih cincin juara," tulis Gilbert.

Berita F1: Vettel Akui Kesalahannya Terlalu Konservatif

Berita F1: Vettel Akui Kesalahannya Terlalu Konservatif. Boleh jadi, Sebastian Vettel merupakan pebalap paling kecewa, kesal atau jengkel usai mengikuti balap F1 Kanada, Minggu (12/6) yang diwarnai banyak drama "insiden" akibat trek licin. Bagaimana tidak, kemenangan sudah dalam genggaman dan tinggal setengah lap untuk bisa memeluk piala, eh lepas ke tangan Jenson Button lantaran kesalahannya.

"Tentu saja aku kecewa. Karena, ini balapan yang sangat sulit dari awal sampai akhir. Kami bisa terus memimpin setiap lap," komentar Vettel. Ia mengakui gagal memenangkan lomba rangkaian ketujuh dan keenam untuk musim ini karena murni kesalahannya.

Ketika dipandu oleh safety car, baik di awal (start), yang kedua (insiden Hamilton) dan setersunya, Vettel berhasil melepaskan diri dari kejaran lawan. Justru lepasnya podium pertama karena mendapat tekanan keras dari Button.

"Mungkin saya terlalu konservatif saat dipandu safety car terakhir dalam kondisi masih memimpin. Saat mobil pemandu akan masuk, aku tidak membuka celah (memberi jarak) dan merapatkan gap dengan mobil-mobil di belakang seperti yang aku lakukan sebelum-sebelumnya," jelas Vettel.

Tak berapa lama, ia melihat Button sudah ada di belakang dengan cepat. "Aku pikir bisa mengatasi tekanannya sampai akhir. Ternyata, gagal karena aku melakukan kesalahan. Roda belakang terlalu mengunci," paparnya.

Namun, lanjutnya, ketika Anda punya sesuatu di tangan dan memberikannya kepada orang lain, "Jelas itu bukan perasaan manis. Tapi, saya pikir, ini merupakan balapan yang baik bagi kita semua," pungkas Vettel.

Berita Tinju: Chris John Belum Tahu Rencana Tarung

Berita Tinju: Chris John Belum Tahu Rencana Tarung. Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, belum mengetahui rencana pertarungan untuk mempertahankan gelarnya yang ke-15 kali meskipun promotor sudah memberikan sinyal untuk bertarung pada Oktober 2011.

"Sampai kini saya belum mendapat pemberitahuan apa-apa dari manajer sekaligus pelatih saya, Craig Christian," kata petinju dengan julukan "The Dragon" ketika dihubungi di Semarang, Jawa Tengah, Minggu.

Soal rencana promotor Sapta Raja Oktohari untuk mementaskan dirinya pada Oktober mendatang, petinju yang sudah 14 kali mempertahankan gelarnya setelah merebutnya dari petinju Kolombia, Oscar Leon, tersebut mengatakan, kemungkinan seperti itu.

Akan tetapi, menurut petinju yang terakhir kali mempertahankan gelar dengan menang angka atas petinju Kalimantan Barat, Daud "Cino" Yordan, tersebut sampai kini belum ada pemberitahuan apa-apa, termasuk rencana memasuki kamp latihan di Sasana Herry’s Gym di Perth, Australia.

"Yang pasti Pak Okto (panggilan akrab Sapta Raja Oktohari) masih tetap menjadi promotornya untuk pertarungan berikutnya," kata suami mantan atlet wushu Jawa Tengah, Anna Maria Megawati, tersebut.

Sejak dipegang Golden Boy Promotions (GBP) yang dipimpin mantan petinju dunia, Oscar de La Hoya (saat dua kali bertarung melawan Rocky Juarez di Amerika Serikat), Sapta Raja Oktohari dua kali menjadi promotor Chris John.

Yang pertama saat petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, tersebut bertanding melawan petinju Argentina, Fernando Saucedo, di Jakarta, 5 Desember 2010. Kemudian yang kedua saat menghadapi Daud Yordan pada pertarungan pilihan di Jakarta, 17 April 2011.

Dari 14 kali mempertahankan gelarnya tersebut, sebagian besar dilaksanakan di Indonesia, yaitu di Tenggarong (Kalimantan Timur) dan Jakarta, sedangkan sebagian lagi di luar negeri, seperti Amerika Serikat, Australia, dan Jepang.

Kemudian, dari 14 kali bertarung mempertahankan gelarnya tersebut, lima kali melalui tarung wajib atau mandatory fight, yaitu lawan Jose Cheo Rojas (Venezuela), Juan Manuel Marquez (Meksiko), Derrick Gainer (Amerika Serikat), Roinet Caballero (Panama), dan Hiroyuki Enoki (Jepang).

Kemudian sembilan kali melalui pertarungan pilihan, yaitu lawan Jose Cheo Rojas, Renant Acosta (Panama), Tommy Brouwn (Australia), Osamu Sato dan Zaiki Takemoto (Jepang), dua kali lawan Rocky Juarez (Amerika Serikat), Fernando Saucedo (Argentina), dan Daud Yordan.

Followers

Pageviews