Showing posts with label Pacquiao. Show all posts
Showing posts with label Pacquiao. Show all posts

Tinju Pacman Manny Pacquiao Vs Juan Manuel Marquez, Erik Morales Jagokan "Pacman"

Tinju Pacman Manny Pacquiao Vs Juan Manuel Marquez, Erik Morales Jagokan "Pacman". Erik Morales, yang pernah menjadi musuh Manny Pacquiao, menjagokan petinju kebanggaan Filipina tersebut pada pertarungannya melawan petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez, 12 November mendatang. Meskipun demikian, dia tak berani memprediksi apakah "Pacman" bisa menang KO atau tidak.

Morales termasuk salah satu rival berat Pacquiao karena mereka pernah bertemu tiga kali. Jadi, dia sudah bisa merasakan bagaimana keberingasan dan kekuatan raja pound-for-pound tersebut.

Kepada BoxingScene.com, mantan juara dunia tersebut mengatakan bahwa Marquez akan "tersiksa" dalam pertarungan kali ini. Pasalnya, dalam pertemuan terakhir, Pacquiao mendominasi meskipun tak mampu meraih kemenangan KO.

"Saya melihat Marquez bakal kelelahan dan secara fisik akan mengalami sakit," ujarnya.

Morales pernah mengalahkan Pacquiao pada tahun 2005. Tetapi pada dua pertemuan selanjutnya, petinju Meksiko tersebut tak mampu membendung agresivitas Pacquiao, yang akhirnya meraih kemenangan.

Meskipun menjagokan Pacman, Morales tetap menilai Marquez punya potensi membuat kejutan. "Segalanya bisa terjadi di tinju, sehingga kita harus menunggu hingga pertarungan nanti."

Morales baru saja naik ring dan kalah tipis dari Marcos Maidana. Kini dia mencari lawan baru untuk pertarungan yang direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang. Petinju Inggris, Amir Khan, menjadi salah satu target, tetapi negosiasi tak berlangsung lancar sehingga tak ada kesepakatan.

Morales juga tak menutup kemungkinan untuk melakukan pertarungan keempat dengan Pacquiao.

"Saya mengambil sebuah langkah penting dengan Maidana dan saya ingin lebih lagi, dan kemudian orang akan tahu bahwa di sana ada sebuah kesempatan (bertemu Pacquiao untuk keempat kalinya)," ujar Morales.

Jelang Tinju Manny Pacquiao vs Juan Manuel Marquez 12 November 2011

Jelang Tinju Manny Pacquiao vs Juan Manuel Marquez 12 November 2011. Pelatih Manny Pacquiao, Freddie Roach, tak puas dengan dua penampilan terakhir anak asuhannya tersebut karena menurutnya, "The Pacman" kehilangan nafsu untuk "membunuh" lawan, sehingga hanya bisa menang angka. Karena itu, Roach meminta petinju kebangaan Filipina tersebut segera mengubur rasa iba terhadap lawan.

Saya akan mendesak Manny untuk memberikan tekanan kepada Marquez dan menghancurkan dia, sehingga tak ada lagi keraguan
-- Freddie Roach

Seperti yang dilansir BoxingScene.com, Roach agak kecewa dengan performa raja pound-for-pound tersebut, terutama saat bertemu Antonio Margarito dan Shane Mosley. Meskipun seharusnya bisa menang KO, tetapi Pacman tak mau melakukannya karena kasihan dengan para lawannya tersebut, sehingga hanya menang angka mutlak.

Inilah yang membuat Roach meminta Pacquiao segera memberikan hasil yang berbeda dalam pertarungan berikutnya. Pelatih yang empat kali menyabet gelar Trainer of the Year tersebut berharap, saat melawan Juan Manuel Marquez, Pacquiao tak boleh lagi membuang kesempatan jika bisa menganvaskan lawan dan meraih kemenangan KO.

"Saya tidak sabar menunggu pertarungan ini, bagi Manny akhirnya menutup mulut mereka dan memperlihatkan kepada mereka bahwa mereka tidak dirampok dua kali," ujar Roach.

Pertarungan yang direncanakan berlangsung 12 November nanti, merupakan pertemuan ketiga antara Pacquiao dan Marguez. Ini diharapkan bisa memberikan hasil yang "murni", karena pada dua pertemuan sebelumnya dinilai kontroversial.

Duel pertama berakhir imbang, meskipun pada ronde pertama Pacquiao tiga kali menganvaskan Marquez. Pada pertandingan ulang, Pacquiao hanya menang tipis karena terjadi split decision.

Sekarang, Roach menginginkan Pacquiao meraih kemenangan mutlak. Artinya, peraih gelar di delapan kelas berbeda tersebut harus membuat Marquez jatuh dan menggelepar, sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan. Dengan demikian, tak ada lagi keraguan atas hasil pertemuan ini.

"Saya akan mendesak Manny untuk memberikan tekanan kepada orang ini dan menghancurkan dia, sehingga tak ada lagi keraguan."

Meskipun demikian, Roach juga tidak meremehkan Marquez, yang dalam pertarungan terakhir nyaris mengalahkan Pacquiao sejak Erik Morales pada tahun 2005.

"Dia tahu bagaimana melawan Manny Pacquiao. Dia seorang petarung yang sangat cerdas," kata Roach tentang Marquez.

Berita Tinju: Manny Pacquiao Dituntut Robohkan Lawan

Berita Tinju: Manny Pacquiao Dituntut Robohkan Lawan. Pelatih Manny Pacquiao, Freddy Roach, tak puas dengan performa anak buahnya tersebut yang hanya mampu menang angka. Di pertandingan berikutnya, Roach menuntut Pacman meng-KO lawannya.

Roach berpendapat bahwa Pacquiao kurang menunjukkan naluri pembunuh, terutama saat menghadapi Antonio Margarito dan Shane Mosley. Di dua duel tersebut, si petinju Filipina menang angka mutlak.

Namun begitu kemenangan tersebut belum membuat Freddy Roach. Pelatih Pacquiao itu menuntut anak buahnya untuk mengkanvaskan Juan Manuel Marquez dalam duel yang berlangsung 12 November mendatang.

Dilansir dari ABS-CBN News, pertandingan nanti merupakan bentrok ketiga kali antara kedua petinju. Di dua pertemuan sebelumnya berlangsung kontroversial. Di duel pertama hasilnya adalah draw meski Pacquiao tiga kali menjatuhkan Marquez. Sementara di pertarungan kedua, Pacquiao menang angka dengan selisih yang ketat.

Pasca pertarungan tersebut, Marquez mengeluh bahwa kemenangan yang seharusnya dia raih telah "dirampok".

"Saya tidak sabar menunggu pertarungan itu. Untuk Manny, ini saatnya dia membungkam kritik dan menunjukkan kepada mereka bahwa tidak ada keluhan 'perampokan' seperti dua pertarungan sebelumnya," ujar Roach seperti dilansir dari BoxingScene.

Pria yang empat kali terpilih sebagai Trainer of the Year itu menilai bahwa Marquez merupakan petinju yang cerdas.

"Namun Manny juga sudah menunjukkan kemajuan sejak pertarungan terakhir. Dia kini menjadi petinju yang lebih komplet. Untuk pertarungan nanti, Many mungkin akan terlalu kuat untuk Marquez."

"Saya meminta Manny untuk memberikan tekanan kepada lawan dan membuat lawan tak bisa mengendalikan pertarungan, jadi tidak perlu ada keraguan lagi," tuntas Roach.

Followers

Pageviews