Showing posts with label November. Show all posts
Showing posts with label November. Show all posts

Jelang SEA Games XXVI November 2011, Panjat Tebing Incar Enam Medali Emas

Jelang SEA Games XXVI November 2011, Panjat Tebing Incar Enam Medali Emas. Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengincar enam medali emas pada SEA Games XXVI di Jakarta dan Sumatera Selatan, November 2011. Wakil Sekum PP FPTI, Imam Basuki Rahman di sela-sela persiapan kejurnas panjat tebing di Semarang, Selasa (14/6/11), mengatakan, dengan enam medali emas tersebut Indonesia bisa menjadi juara umum.

Ketika ditanya peluang meraih enam medali emas tersebut, dia mengatakan, target itu diharapkan bisa diraih dari nomor speed atau kecepatan.

"Kita memang mengandalkan pada nomor kecepatan tetapi tidak menutup nomor lain untuk meraih medali," ujarnya.

Soal pesaing beratnya, dia mengatakan, memang untuk SEA Games, cabang olahraga panjat tebing baru pertama dipertandingkan. Tetapi Indonesia sudah beberapa kali ikut kejuaraan panjat tebing tingkat Asia Tenggara.

"Kita dengan atlet lapis kedua saja selalu menjadi yang terbaik, sedangkan pada SEA Games mendatang yang kita turunkan adalah atlet lapis utama," katanya.

Imam tidak secara spesifik menyebutkan negara yang menjadi pesaing berat atlet Indonesia. Tetapi dia justru menyebutkan, sekarang yang penting adalah kesiapan dan kedisiplinan atlet selama menjalani pelatnas serta bertanding pada SEA Games mendatang.

Ia menambahkan, jumlah atlet yang menghuni pelatnas sekarang sudah 150 persen setelah adanya seleksi nasional di Jawa Timur beberapa waktu lalu.

"Dulu jumlahnya memang 200 persen tetapi setelah diseleksi tinggal 150 persen dan pada waktunya kita tinggal 100 persen," katanya.

Atlet yang menghuni pelatnas saat ini sekitar 30-an orang. Dari jumlah tersebut enam di antaranya berasal dari Jawa Tengah. Mereka adalah Indah Wati, Erna Cahyanti, Santi Weliyanti, Harini, Toni Mamiri, dan Murwadi.

Jelang Tinju Manny Pacquiao vs Juan Manuel Marquez 12 November 2011

Jelang Tinju Manny Pacquiao vs Juan Manuel Marquez 12 November 2011. Pelatih Manny Pacquiao, Freddie Roach, tak puas dengan dua penampilan terakhir anak asuhannya tersebut karena menurutnya, "The Pacman" kehilangan nafsu untuk "membunuh" lawan, sehingga hanya bisa menang angka. Karena itu, Roach meminta petinju kebangaan Filipina tersebut segera mengubur rasa iba terhadap lawan.

Saya akan mendesak Manny untuk memberikan tekanan kepada Marquez dan menghancurkan dia, sehingga tak ada lagi keraguan
-- Freddie Roach

Seperti yang dilansir BoxingScene.com, Roach agak kecewa dengan performa raja pound-for-pound tersebut, terutama saat bertemu Antonio Margarito dan Shane Mosley. Meskipun seharusnya bisa menang KO, tetapi Pacman tak mau melakukannya karena kasihan dengan para lawannya tersebut, sehingga hanya menang angka mutlak.

Inilah yang membuat Roach meminta Pacquiao segera memberikan hasil yang berbeda dalam pertarungan berikutnya. Pelatih yang empat kali menyabet gelar Trainer of the Year tersebut berharap, saat melawan Juan Manuel Marquez, Pacquiao tak boleh lagi membuang kesempatan jika bisa menganvaskan lawan dan meraih kemenangan KO.

"Saya tidak sabar menunggu pertarungan ini, bagi Manny akhirnya menutup mulut mereka dan memperlihatkan kepada mereka bahwa mereka tidak dirampok dua kali," ujar Roach.

Pertarungan yang direncanakan berlangsung 12 November nanti, merupakan pertemuan ketiga antara Pacquiao dan Marguez. Ini diharapkan bisa memberikan hasil yang "murni", karena pada dua pertemuan sebelumnya dinilai kontroversial.

Duel pertama berakhir imbang, meskipun pada ronde pertama Pacquiao tiga kali menganvaskan Marquez. Pada pertandingan ulang, Pacquiao hanya menang tipis karena terjadi split decision.

Sekarang, Roach menginginkan Pacquiao meraih kemenangan mutlak. Artinya, peraih gelar di delapan kelas berbeda tersebut harus membuat Marquez jatuh dan menggelepar, sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan. Dengan demikian, tak ada lagi keraguan atas hasil pertemuan ini.

"Saya akan mendesak Manny untuk memberikan tekanan kepada orang ini dan menghancurkan dia, sehingga tak ada lagi keraguan."

Meskipun demikian, Roach juga tidak meremehkan Marquez, yang dalam pertarungan terakhir nyaris mengalahkan Pacquiao sejak Erik Morales pada tahun 2005.

"Dia tahu bagaimana melawan Manny Pacquiao. Dia seorang petarung yang sangat cerdas," kata Roach tentang Marquez.

Followers

Pageviews